Jumat, 29 Juli 2016

Gelora Semangat Membaca Dengan iJakarta Digitalisasi Perpustakaan Berbasis Media Sosial

Apa yang kamu pikirkan tentang perpustakaan? Gedung yang besar? Ratusan rak buku? Bayangkan berapa lama waktu yang kamu perlukan untuk mencari katalog buku? Lokasi rak buku? Judul buku yang kamu inginkan atau tempat yang nyaman untuk membaca. 

Membaca buku memang membuka wawasan kita lebih luas, membaca juga menjadi awalan kita untuk mempelajari hal yang baru. Namun membaca juga memerlukan media, yaitu buku. Tak banyak dari saudara kita membaca buku yang telah usang, robek, bahkan sudah tak layak lagi disebut dengan buku. Kadang kita juga memerlukan biaya untuk membeli buku secara fisik.

Di era yang digital ini betapa menyenangkan apabila kita memiliki perpustakaan digital yang ada di smartphone. Dimana kita bisa mencari e-book, bergabung e-pustaka, berjumpa dengan orang, menerima feeds, dan membuat notes. Bahkan tanpa memerlukan biaya seperserpun untuk membaca.

Kamis, 22 Mei 2014

Polymorphism dalam C++ - Virtual Void


Konstruksi polimorfisme dalam pemrograman berorientasi obyek memungkinkan untuk mengadakan ikatan dinamis(juga disebut ikatan tunda, atau ikatan akhir). Apabila fungsi-fungsi dari suatu kelas dasar didefinisikan ulang atau ditindih pada kelas turunan, maka obyek-obyek yang dihasilkan hirarki kelas berupa obyek polimorfik. Polimorfik artinya mempunyai banyak bentuk atau punya kemampuan untuk mendefinisi banyak bentuk.
Polimorfisme merupakan suatu konsep yang menyatakan bahwa sesuatu yang sama dapat memiliki berbagai bentuk dan perilaku yang berbeda. Dalam hal ini polimorfisme merupakan suatu sifat menyandarkan pada kesamaan nama dalam program. Pengenal data, instans, dan metode, bahkan nama fungsi dapat dibuat dengan nama yang sama untuk kegunaan yang berbeda.