Kamis, 22 Mei 2014

Polymorphism dalam C++ - Virtual Void


Konstruksi polimorfisme dalam pemrograman berorientasi obyek memungkinkan untuk mengadakan ikatan dinamis(juga disebut ikatan tunda, atau ikatan akhir). Apabila fungsi-fungsi dari suatu kelas dasar didefinisikan ulang atau ditindih pada kelas turunan, maka obyek-obyek yang dihasilkan hirarki kelas berupa obyek polimorfik. Polimorfik artinya mempunyai banyak bentuk atau punya kemampuan untuk mendefinisi banyak bentuk.
Polimorfisme merupakan suatu konsep yang menyatakan bahwa sesuatu yang sama dapat memiliki berbagai bentuk dan perilaku yang berbeda. Dalam hal ini polimorfisme merupakan suatu sifat menyandarkan pada kesamaan nama dalam program. Pengenal data, instans, dan metode, bahkan nama fungsi dapat dibuat dengan nama yang sama untuk kegunaan yang berbeda.

Jumat, 09 Mei 2014

Menghitung Luas Bangun Datar Menggunakan C++ dengan Konsep Inheritance

Inheritance adalah turunan atau pewarisan suatu class ke class baru dengan mewakili semua function yang ada di class utama (parent class). Inheritance sering sekali digunakan di dalam promgraman berorientasi objek atau OOP. Dengan kata lain, class utama (parent class) dengan classes turunannya berhubungan satu sama lain.

Keuntungan dari inheritance adalah programmer dapat menggunakan coding dari superclass yang nantinyan digunakan secara berulang ulang pada subclass tanpa harus menulisnya berulang kali juga.

Berikut adalah contoh implementasi dari penggunaan konsep Inheritance menggunakan bahasa C++.

#include <iostream.h>
#include <conio.h>

class bangun
{
 protected:
       double x,y,z;
  public:
       virtual void get_data()=0;
       virtual void display_area()=0;
};