Tampilkan postingan dengan label JAVA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JAVA. Tampilkan semua postingan
Kamis, 26 April 2012
[[NEW]] Java Swing Make Over
Swing MakeOver :
Teknik memanipulasi tampilan user interface (Java Swing). Teknik ini dilakukan dengan menggunakan penggambaran agar tampilan komponen-komponen Java Swing seperti TextField, Button, dan lain-lain menjadi tampak lebih cantik.
SwingX :
Salah satu ‘turunan‘ dari Swing yang bisa digunakan seorang progammer jika bosan dengan Swing, atau menginginkan fitur-fitur tambahan pada Swing. Komponen pada SwingX hampir sama dengan komponen pada Swing, contoh pada Swing terdapat komponen JList, JTable, JComboBox dan pada SwingX komponen tersebut menjadi JXList, JXTable, JXCnmboBox.
Kelebihan SwingX:
- Terdapat fungsi addHighlighter() yang digunakan untuk memberi highlight pada sel tertentu (bisa berupa warna background berbeda dan sebagainya).
- SwingX juga menawarkan komponen baru, seperti JXDatePicker. Ini adalah contoh komponen yang sering dibutuhkan oleh aplikasi, tetapi tidak disediakan oleh Swing secara langsung.
- SwingX juga memiliki kotak dialog siap pakai, seperti JXTipOfTheDay, yang umum dipakai untuk menampilkan tips di program.
Contoh Modulnya bisa di download disini. :)
Ebook JAVA Swing Make Over
Sebenarnya ebook ini membahas apa sih ? Tersurat dari namanya "make over" ebookJava Swing Make Over ini membahas bagaimana mendandani tampilan aplikasi Java yang menggunakan library AWT/Swing. Menurut guru saya, tampilan yang bagus berpengaruh besar pada nilai tugas yang sedang saya kerjakan. Nah, oleh sebab itu, teman-teman harus memahami dulu dasar-dasar pemrograman Java sebelum membaca ebook ini.
JAVA SwingMake Over
SwingMakeOver merupakan teknik memanipulasi tampilan User Interfaces (Java Swing). Teknik ini dilakukan dengan menggunakan penggambaran agar tampilan komponen-komponen Java Swing seperti TextField, Button dan lain-lain menjadi lebih cantik kelihatannya. Pada Video Tutorial ini saya menjelaskan cara memanipulasi tampilan dari mulai komponen sederhana seperti JButton, JTextField, sampai komponen-komponen kompleks seperti JTable, JList dan JTree. Jika ingin tahun contoh projectnya klik disini.
Kamis, 08 Maret 2012
Belajar Grafik Java
Di dalam grafika komputer, 3D merupakan bentuk grafik yang menggunakan representasi data geometri tiga dimensi. Sebagaimana definisi grafika komputer, grafik 3D ini tersimpan di dalam komputer untuk keperluankalkulasi dan rendering gambar 2D. Berbeda dengan dukungan grafik 2D yang sudah built-in, dukungan Java terhadap grafik 3D diletakkan ke dalam API terpisah, yakni Java3D. Java3D merupakan API 3D berbasis scene graph di platform Java, di mana scene graph merupakan sebuah pohon yang berisi hierarki data scene. Di dalam API Java3D didefinisikan sejumlah kelas dan interface yang menyediakan beragam operasi grafik 3D.
Konsep scene graph merupakan inti dari Java3D. Sebuah scene graph merupakan grafik yang merepresentasikan geometri, material, dan pencahayaan.
Scene graph dimulai dari root dengan sebuah VirtualUniverse dan mencakup transformasi serta geometri untuk mendefinisikan objek di dunia maya. Secara garis besar, ada tiga tahap fundamental yang diperlukan untuk menghasilkan objek 3D.
• Menciptakan objek Canvas3D
• Menciptakan sebuah scene graph
• Menghubungkan objek Canvas3D ke objek BranchGroup yang menunjuk root dari scene graph.
Ini adalah contoh penggunaan java dalam objek 3D [KUBUS] sehingga mampu melakukan rotasi melalui
gerakan kursor ke arah objek.
Minggu, 24 Juli 2011
OOP di JAVA
Konsep OOP di Java
Pemrograman berorientasi objek diciptakan untuk mempermudah pengembangan program dengan cara mengikuti model yang telah ada dalam kehidupan nyata. Dalam paradigma ini, sesuai dengan model kehidupan nyata, segala bagian (entiti) dari suatu permasalahan adalah objek. Objek-objek ini kemudian juga dapat berupa gabungan dari beberapa objek yang lebih kecil. Sebagai contoh, tengoklah sebuah mobil. Mobil adalah sebuah objek dalam kehidupan nyata. Namun mobil sendiri terbentuk dari beberapa objek yang lebih kecil seperti roda ban, mesin, jok, dll. Mobil sebagai objek yang merupakan gabungan dari objek yang lebih kecil dibentuk dengan membentuk hubungan antara objek-objek penyusunnya. Begitu juga dengan sebuah program. Objek besar dapat dibentuk dengan menggabungkan beberapa objek-objek dalam bahasa pemrograman. Objek-objek tersebut berkomunikasi dengan saling mengirim pesan kepada objek lain.
Konsep-konsep pemrograman berorientasi objek dalam Java secara umum sama dengan yang digunakan oleh bahasa-bahasa lain. Jadi kebanyakan konsep yang kita bahas juga terdapat dalam bahasa selain Java. Namun, terkadang terdapat perbedaan-perbedaan kecil antara penerapan konsep-konsep tersebut dalam masing-masing bahasa. Perbedaan-perbedaan ini juga akan dijelaskan seiring penjelasan masing-masing konsep.
Bagian 2 Elemen Dasar Bahasa Java
Elemen Dasar Bahasa Java
Anda tentunya telah mengerti tentang konsep pemrograman Java dari bagian pertama. Sekarang Anda akan menyelami lebih dalam pemrograman Java dengan mengenal secara detil dan spesifik mengenai bahasa Java itu sendiri.
Dalam tutorial kali ini Anda akan lebih jauh mempelajari apa-apa yang dapat Anda lakukan dengan statement dan hal-hal dasar di bahasa Java dalam mendefinisikan sebuah metode seperti main atau yang lain. Namun sementara kita tidak akan membahas tentang paradigma pemrograman berorientasi objek seperti kelas dan objek dan bagaimana komunikasi antar objek dalam sebuah program.
Statement dan Ekspresi
import java.awt.Graphics;int i = 0;System.out.println("Hallo " + nama + ", Selamat Datang!");this.isRuning = false;
Statement-statement tadi hanya bertugas melakukan suatu tugas tanpa perlu mengembalikan suatu nilai atau hasil. Statement-statement yang mengembalikan suatu nilai tersebut kita sebut ekspresi. Berikut contoh ekspresi:
int arraySize = theArray.size();int result = x + y + z;
Dalam menulis statement Anda tidak perlu menggunakan bentuk penulisan tertentu. Anda dapat saja menuliskan seluruh statement dalam satu baris walaupun hal ini sangat tidak dianjurkan. Yang paling penting untuk Anda ingat di sini adalah bahwa whitespace (enter, spasi, dan tab) tidak mempengaruhi program Anda, dan bahwa setiap statement harus selalu diakhiri tanda titik koma (;). Kelalaian membubuhkan titik koma pada akhir statement dapat menyebabkan program Anda tidak dapat dikompile, atau lebih parah menyebabkan bug yang sulit ditemukan.
Sebagai sedikit teka-teki, Java juga memiliki bentuk yang disebut compound statement atau blok. Namun hal itu belum akan kita bahas dalam tutorial kali ini.
Bagian 1 Konsep Dasar JAVA
Pemrograman dengan Java
Java sebagai salah satu bahasa pemrograman baru menjanjikan banyak kemudahan bagi programer junior maupun senior. Tutorial ini akan membawa Anda mengenal lebih jauh bahasa ini melalui pembahasan konsep model perancangan dan petunjuk sederhana penggunaannya.
Apakah Java?
Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Sun Microsystems sejak tahun 1991. Bahasa ini dikembangkan dengan model yang mirip dengan bahasa C++ dan Smalltalk, namun dirancang agar lebih mudah dipakai dan platform independent, yaitu dapat dijalankan di berbagai jenis sistem operasi dan arsitektur komputer. Bahasa ini juga dirancang untuk pemrograman di Internet sehingga dirancang agar aman dan portabel.
Platform Independent
Platform independent berarti program yang ditulis dalam bahasa Java dapat dengan mudah dipindahkan antar berbagai jenis sistem operasi dan berbagai jenis arsitektur komputer. Aspek ini sangat penting untuk dapat mencapai tujuan Java sebagai bahasa pemrograman Internet di mana sebuah program akan dijalankan oleh berbagai jenis komputer dengan berbagai jenis sistem operasi. Sifat ini berlaku untuk level source code dan binary code dari program Java. Berbeda dengan bahasa C dan C++, semua tipe data dalam bahasa Java mempunyai ukuran yang konsisten di semua jenis platform. Source code program Java sendiri tidak perlu dirubah sama sekali jika Anda ingin mengkompile ulang di platform lain. Hasil dari mengkompile source code Java bukanlah kode mesin atau instruksi prosesor yang spesifik terhadap mesin tertentu, melainkan berupa bytecode yang berupa file berekstensi .class. Bytecode tersebut dapat langsung Anda eksekusi di tiap platform yang dengan menggunakan Java Virtual Machine (JVM) sebagai interpreter terhadap bytecode tersebut.
JVM sendiri adalah sebuah aplikasi yang berjalan di atas sebuah sistem operasi dan menerjemahkan bytecode program Java dan mengeksekusinya, sehingga secara konsep bisa dianggap sebagai sebuah interpreter. Proses pengeksekusian program Java dapat dilukiskan seperti di Gambar 1. Dengan cara ini, sebuah program Java yang telah dikompilasi akan dapat berjalan di platform mana saja, asalkan ada JVM di sana.
Sabtu, 23 Juli 2011
Sejarah dan Perkembangan Program Java
Bahasa pemrograman Java pertama lahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang. Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park.
Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai “*7รข?³ (Star Seven). Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan TV kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto. Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka.
Langganan:
Postingan
(
Atom
)


