Tampilkan postingan dengan label Dakwah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dakwah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Juli 2011

ARTI CINTA....


Aku bertanya pada alam semesta tentang arti “CINTA”, lalu satu demi satu mereka menjawab…

Bumi menjawab:
“CINTA adalah hamparan tempat tumbuh segala bahagia dan harapan akan itu. Ia memang diinjak dan dihinakan, tetapi ia tak peduli. Pikir Cinta hanya memberi, dan itu sajalah inginnya.”

Air menjawab:
“CINTA adalah hujan yang menumbuhkan benih-benih rasa kesukaan, kerelaan akan keterikatan, kerinduan dan kesenduan, atau samudera kasih yang luas sebagai naungan segala perasaan

Api menjawab:
“CINTA adalah panas yang membakar segala, ia memusnahkan untuk dapat hidup dan menyala. Demi merasakannya, makhluk rela terbakar dalam amarah dan kedurhakaan.”

Angin menjawab:
“CINTA adalah hembusan yang menebar sayang tanpa tahu siapa tujuannya. Orang bilang ia buta, sebab itu inginnya. Ia tak terlihat, tapi tanpanya segala raga akan hampa.”

Langit menjawab:
“CINTA adalah luasan tanpa batas. Luasnya tiada makhluk yang tahu. Kecuali bahwa cinta itu bahagia yang biru, atau derita kelam yang kelabu"

Matahari menjawab:
“CINTA adalah hidup untuk memberi energi kehidupan dan cahaya harapan. Ia tak akan lelah memberi sampai ia padam dan mati.”

Pohon menjawab:

== Akhwat First..?? Why Not !! ==




















Seorang wanita yang dalam situasi dan kondisi waktu tertentu pada umumnya dan sewajarnya terlebih dahulu didahulukan, diutamakan, dan diprioritaskan.

Betapa tidak, Alloh azza wa jalla, agama Islam dan Rasulullah Muhammad SAW memberikan kedudukan yang utama serta tertinggi kepada seorang akhwat, seorang istri, seorang muslimah, seorang ibu dalam kehidupan di dunia ini.
wanita muslimah memiliki kedudukan yang tinggi dalam Islam dan pengaruh yang besar dalam kehidupan setiap muslim. Dikarenakan ia akan menjadi madrasah pertama dalam membangun masyarakat yang shalih, tatkala dia berjalan di atas petunjuk Al-Qur’an dan sunnah Nabi. Karena berpegang dengan keduanya akan menjauhkan setiap muslim dan muslimah dari kesesatan dalam segala hal.

Tidak hanya itu pula, sesungguhnya kunci dibalik kesuksesan, keberanian dan kegigihan perjuangan seorang mujahid, maka tersimpan pula peran seseorang wanita di belakangnya. Oleh karena itu, biasa kita bercermin dan melihat siapa ibunya atau pula melihat siapa istrinya.

“Dibalik kesuksesan, keberanian dan kegigihan perjuangan seorang mujahid, maka tersimpan pula peran seseorang wanita di belakangnya

Setiap seorang wanita sholehah bersama keluarganya pasti menginginkan generasi penerusnya sebagai generasi yang mampu cinta dan taat kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. Beragam contoh kemuliaan, keutamaan, kedudukan seorang wanita sholehah dalam pandangan Islam telah menjadi tolak ukur kesuksesan seorang anak maupun rumah tangga dalam keluarganya. Dilukiskan dalam sejarah pula, betapa banyak pula wanita-wanita desa yang tidak mampu membaca dan menulis, namun mampu melahirkan para mujahid-mujahid agung yang mengukir sejarah di pentas dunia.

Mengejar Cinta dan Agama


Sesungguhnya, seseorang yang berpasang-pasangan itu saling mencintai karena sebab yang sama, karena itulah mereka dikatakan sehati..
Jika engkau memilih seseorang karena cintanya kepadamu, maka akan engkau dapatkan cinta itu.. se-utuhnya.. Tapi tidak mendapatkan hal lain selain hanya CINTA..
Jika engkau memilih seseorang karena hartanya yang banyak, maka engkau juga akan mendapatkan sebagian dari hartanya.. Tapi tidak mendapatkan kebaikan lain, selain kesenangan terhadap harta..

Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya” (HR. Thabrani)

PACARAN = Cinta Terlarang ??


Sepintas memang tulisan tersebut agak menyinggung kita. Tapi apa salahnya jika kebenaran itu harus disampaikan.

“Sampaikanlah kebenaran itu walaupun pahit karena setiap kebenaran akan berbuah kebahagiaan”

Apakah pembuktian cinta itu hanya dengan mengungkapkan rasa cinta saja ? pada saat ini pengungkapan cinta mungkin terkenal dengan istilah “NEMBAK” yaitu si pria menyatakan cintanya kepada si perempuan ataupun sebaliknya dan menanyakan apakah dia bersedia untuk jadi pacarnya. Sedikit kita renungkan benarkah hal ini, dan apakah halal perbuatan tersebut ?

Tanda tanya besar tersebut harus kita renungkan sebagai pemuda apakah hal itu dibenarkan dalam Islam.
Islam itu sangat indah karena di dalamnya pun terdapat tata cara bergaul sesama lawan jenis. Dan ada media tersendiri untuk mencurahkan hasrat kita yaitu MENIKAH. Bukan dengan hubungan-hubungan lain yang tidak jelas statusnya.
Apakah rela kita bercengkrama dengan orang lain yang bukan siapa-siapa kita, belum tentu ia akan menjadi suami atau istri kita nanti.
JAGALAH HATI