Konstruksi polimorfisme dalam pemrograman berorientasi obyek
memungkinkan untuk mengadakan ikatan dinamis(juga disebut ikatan tunda, atau
ikatan akhir). Apabila fungsi-fungsi dari suatu kelas dasar didefinisikan ulang
atau ditindih pada kelas turunan, maka obyek-obyek yang dihasilkan hirarki
kelas berupa obyek polimorfik. Polimorfik artinya mempunyai banyak bentuk atau
punya kemampuan untuk mendefinisi banyak bentuk.
Polimorfisme merupakan suatu konsep yang menyatakan bahwa
sesuatu yang sama dapat memiliki berbagai bentuk dan perilaku yang berbeda.
Dalam hal ini polimorfisme merupakan suatu sifat menyandarkan pada kesamaan
nama dalam program. Pengenal data, instans, dan metode, bahkan nama fungsi
dapat dibuat dengan nama yang sama untuk kegunaan yang berbeda.