Jumat, 29 Juli 2016

Gelora Semangat Membaca Dengan iJakarta Digitalisasi Perpustakaan Berbasis Media Sosial

Apa yang kamu pikirkan tentang perpustakaan? Gedung yang besar? Ratusan rak buku? Bayangkan berapa lama waktu yang kamu perlukan untuk mencari katalog buku? Lokasi rak buku? Judul buku yang kamu inginkan atau tempat yang nyaman untuk membaca. 

Membaca buku memang membuka wawasan kita lebih luas, membaca juga menjadi awalan kita untuk mempelajari hal yang baru. Namun membaca juga memerlukan media, yaitu buku. Tak banyak dari saudara kita membaca buku yang telah usang, robek, bahkan sudah tak layak lagi disebut dengan buku. Kadang kita juga memerlukan biaya untuk membeli buku secara fisik.

Di era yang digital ini betapa menyenangkan apabila kita memiliki perpustakaan digital yang ada di smartphone. Dimana kita bisa mencari e-book, bergabung e-pustaka, berjumpa dengan orang, menerima feeds, dan membuat notes. Bahkan tanpa memerlukan biaya seperserpun untuk membaca.


Yaa..!!! iJakarta solusinya. Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DKI Jakarta meluncurkan aplikasi iJakarta sejak Oktober 2015 dan telah diunduh lebih dari 50.000 pengguna. Selain itu iJakarta mampu berjalan di multiplatform baik di smartphone atau di desktop. Kamu bisa search di Playstore dengan mengetikkan iJakarta. Selesai pengunduhan lalu tunggu proses instalasi selesai dan kamu perlu mendaftar sebagai pengguna. Dengan memasukkan email, no telpon dan password kamu sudah bisa menikmati layanan di iJakarta. Kemudahan ini diberikan secara gratis tanpa pemungutan biaya bagi yang ingin mengunduh e-book dari aplikasi i-Jakarta.

Aplikasi iJakarta bisa dimanfaatkan oleh semua orang berbagai usia. Remaja bisa memanfaatkan fitur sosial media di aplikasi iJakarta. Pelajar bisa menulis dan memplublikasikan karya mereka di alikasi ini. Orang tua juga bisa memilih bahan bacaan untuk menemani buah hati.
Jadikan aplikasi ini teman nongkrong yang seru saat bersantai. Tak sedikit buku panduan yang bermanfaat untuk menemani beraktifitas. iJakarta juga bisa berjalan secara online maupun offline.

Fitur iJakarta
Desain interface  yang user friendly sangat memanjakan mata untuk terus menggunakan aplikasi iJakarta. Dalam apalikasi ini memiliki beberapa fitur. e-pustaka bisa melihat koleksi-koleksi dari badan/tokoh masyarakat yang masih berkaitan. Feeds yang mirip sosial media, memuat aktivitas user-user lain seperti menambahkan buku. Notifikasi melihat aktivitas kita selama menggunakan iJakarta. Koleksi adalah koleksi buku favorit mana saja yang kita inginkan dan rak buku memuat buku-buku pinjaman kita.
Gambar 1. e-pustaka



Gambar 2. Notifikasi


Program ini bisa diikuti oleh
Pelajar - dapat menggunakan sebagai media membaca , dapat membeli e-book untuk didonasikan ke e-pustaka sekolah.
Penulis - dengan mudah mempublikasikan karya
Penerbit - sebagai sarana promosi buku-bukunya
Sekolah - bisa membuat e-pustaka karya siswa, guru dan menerima donasi e-book alumni  alumni atau masyarakat
Tokoh atau artis - menggugah dan berinteraksi dengan penggemar
Komunitas - membuat e-pustaka dan mumpublikasi karya para member di aplikasi iJakarta
Korporasi - menyalurkan program CSR dengan mendonasikan e-book .

Cara Berdonasi buku dengan iJakarta
Pilih e-book yang akan didonasikan beserta jumlah copy nya. Lalu pilih e-pustaka mana buku tersebut akan didonasikan. Lakukan pembayaran dengan berbagai metode yang tersedia lalu konfirmasi pembayaran anda. Jangan lupa join e-pustaka di iJakarta dengan cara pilih e-pustaka yang kamu sukai. Pilih e-pustaka lalu join dan masukkan password akun iJakarta Anda.

Proses Peminjaman Buku
Seperti halnya dengan peminjaman secara konvensional, peminjaman dengan dengan aplikasi iJakarta menggunakan sistem antrian. "Buku ada dalam jumlah tertentu, dan jangka waktu peminjaman selama 3 hari," kata Panya Siregar.

Misalnya buku yang tersedia adalah 5 buah buku. Dan ada 7 ( tujuh ) orang mendaftar untuk membaca konten buku tersebut. Maka pembaca dengan urutan 6 ( enam ) dan 7 ( tujuh ) harus menunggu sampai 3 hari berikutnya untuk membaca buku tersebut.

Melihat dari statistik pembaca khususnya di DKI Jakarta tidaklah buruk. "Dengan 35.000 pengguna aktif atau 78% pengguna telah mengunduh dan melakukan aktifitas menggunakan iJakarta. Dan pengguna iJakarta biasa aktif dengan rentan waktu 40 menit sampai 3 jam,"  ungkapnya.

Dengan wadah yang baik dan pas akan menjadi baik. Mengingat perkembangan iJakarta akan semakin besar maka fokus berikutnya adalah menambah kuantitas buku itu sendiri untuk dibaca oleh para pengguna.

Content Filtering 
Beraneka ragam buku yang di sajikan dalam aplikasi iJakarta sangatlah unik dan memikat penggunanya untuk doyan membaca. Menggunakan algoritma yang canggih memungkinkan sistem untuk mempelajari user experience dalam menggunakan iJakarta serta memudahkan pengguna mendapatkan buku favorit sesuai dengan minatnya. 

Dari sisi orang tua memiliki perspektif berbeda mengingat dalam aplikasi iJakarta memiliki beraneka ragam konten buku. Karena khawatir buah hatinya membuka atau mendownload buku yang tidak sesuai dengan umurnya. "Buku yang beredar dalam iJakarta sudah disaring sesuai dengan konten dan isi bacaannya," ungkap Lasmo Sudharmo.

iJakarta Corner
Sebagai pembaca kita juga memerlukan tempat yang nyaman untuk membaca. Penerapan iJakarta sangat penting guna meningkatkan semangat membaca untuk masyarakat. Oleh karena itu education center dan spot branding di tempat umum seperti sekolah, rumah sakit, kantor polisi, bandar udara, pelayanan umum mampu memudahkan masyarakat membaca meskipun di area publik sekalipun.

Apa yang kita harapkan setelah adanya iJakarta sebagai aplikasi yang melayani untuk membaca adalah dengan bertambahnya minat baca masyarakat dan terus menyalurkan ide - ide kreatifnya melalui karya tulis. Selain itu banyak manfaat setelah adanya iJakarta secara materi, karena pemerintah tidak perlu lagi mengalokasikan dana untuk pembangunan perpustakan. Yang kita ketahui bangunan perpustakan itu besar dan memerlukan banyak tempat untuk koleksi buku. Pasti faktor usia dari buku juga menjadi alasan kenapa banyak pembaca lebih suka memanfaatkan media digital untuk membaca. 

Apresiasi sebesar-besarnya kehadiran perpustakaan digital ini. Bermanfaat untuk semua kalangan masyarakat. Kini cukup dalam genggaman tangan semua informasi dengan mudah kita dapatkan. Terima kasih kepada Pemerintah DKI Jakarta yang sudah merilis program yang sangat baik ini. Semoga mampu menyebar ke setiap pelosok negeri untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Salam anak bangsa 

0 comments :

Posting Komentar